Pages

Minggu, 07 Juli 2013

Ein glückliches Ramadanfest! (Selamat bulan Ramadan!)

Ah, hy, people! Gimana kabar kalian? Gue do’ain, agar segala bentuk kebaikan dan kerahmatan menuju ke kalian semua, ya? Amiin.

Gue ga tau mau ngomong apa sebagai pembuka. Jadi ceritanya, gue lagi duduk termenung sendiri menikmati indahnya langit sore. Tiba-tiba gue teringat sosok-sosok yang hadir dan menjadi alasan tawa dan tangis gue di bulan Ramadhan tahun lalu. Yep, bentar lagi kita menyambut bulan yang penuh berkah yang tak terhitung itu, Sob. 
Source : Google

Jujur, gue selalu excited, kalau udah menyambut yang namanya “Bulan Ramadhan”. Dan this time, otak gue memutar kembali kenangan-kenangan tahun lalu. Hangatnya kebersamaan keluarga, teman, saudara jauh, kuliah, dan puasa dan ibadah-ibadah lain itu sendiri.
Nah, tapi ada yang benar-benar menggelitik jari-jari ini buat nulis sore ini, Sob. Ini tentang, apa yang tidak ada di bulan Ramadhan ini. Gue tau, apapun yang direncanakan Allah, bakal selalu membawa nikmat kebaikan bagi para umat-Nya, gue tau dan gue yakin. Tapi, bulan Ramadhan ini bakal gue jalani dengan seikhlas mungkin. Gue memang bukan harus menikmati puasa selayaknya orang-orang yang kurang beruntung di luar sana, bukan. Alhamdulillah, keluarga kecil gue masih utuh, ya walaupun Mama masih harus terbaring di tempat tidur saja. Semoga temen-temen yang baca bantu do’ain mama gue cepat sembuh, ya? Amiiin Ya Rabbal alamin. Ada ruang kosong di hati gue buat Ramadhan kali ini. Orang-orang yang “pernah ada” di Ramadhan tahun lalu, ga bakal menemani gue di tahun ini. Contohnya, sahabat dekat gue, dulu. Jujur, belakangan ini gue selalu di hampiri dia dalam mimpi. Dia datang, nangis, minta ma’af, meluk gue, kita bercanda bareng lagi, dan kita...nyanyi bareng lagi. Mudah-mudahan dia masih sehat. Gue ga tau gimana kabar dia sekarang. Ga terasa, hampir setahun juga lost contact sama dia. Gue kangen dia, Sob. Lebih tepatnya, rindu akan kenangan-kenangan dulu.

Gue ga pernah tau apa rencana Allah di balik semua ini. Kita, sebagai umat-Nya lebih baik bersyukur akan apa yang terjadi, bener ga, Sob? Gue juga menyambut Ramadhan tahun ini dengan banyak senyum dari keluarga gue, yang istilahnya sih "Ga nyesel karena ngelahirin gue" hahahah. Setidaknya, gue menemukan fakta, bahwa gue udah di jauhkan dari orang-orang yang lagaknya selangit. Gimana sih rasanya lo “di pake” pas butuh-butuhnya doang? Trus, setelah mereka selesai, kemudian lo di anggap seakan-akan tidak ada? Nyesek, ga? Itu yang baru gue sadari. Gue beruntung orang-orang ini udah lebih dulu jauh dari hidup gue. Sadar woi, lo ga selamanya di atas, ada kalanya lo dibawah! Oiya, gue juga banyak dapat kenalan-kenalan baru. Dan salah satunya yang sekarang ga-pernah-ga-ada untuk mengisi kekosongan hari-hari gue. Gue selalu senyum, bertingkah aneh, dan tiba-tiba manyun, trus seneng lagi. Hehehehehemaklumlagijatuhcintahehehehehe.

Mungkin, Ramadhan yang hanya tinggal menunggu beberapa puluh jam lagi ini ga bakal seperti tahun lalu, tapi gue yakin akan lebih baik dan lebih hangat, daripada tahun kemarin. Amiin. Semoga kita semua di limpahkan rahmat oleh Yang Maha Kuasa. Dan bisa memenuhi segala kewajiban di Ramadhan yang akan datang ini.
Source : Google

Udah deh, segitu aja. Semoga kita semua selalu excited ya buat menyambut Ramadhan kali ini. Amiin. Gue minta ma’af kalau pernah ada salah sama kalian, mana tau ada kata-kata gue yang menyakiti hati kalian gue minta ma’af sedalam-dalamnya. Buat semua keluarga, temen, yang musuhi gue, yang PHP-in gue dulu, calon-calon suami gue, ehem gue, dan yang lain-lain, dengan ini gue mau mita ma’af, semoga Ramadhan tahun ini bisa kita jalankan lebih baik daripada tahun-tahun kemarin. Dan semoga hari-hari kita selanjutnya akan disibukkan dengan kegiatan dan ibadah yang menyeimbangkan antara dunia dan akhirat kelak. Amiin Ya Allah, Amiin Ya Rahman, Amiin Ya Rahim.

Bye-bye. Selamat Ramadhan~ ^^



Tidak ada komentar: